Tekan Emisi Metana, Bupati Robby Dondokambey Hadiri Pencanangan Teknologi Intermittent Irrigation di Koya

Berita, Minahasa56 Dilihat

MINAHASA,– Komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam mendorong pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan terus diperkuat. Hal ini ditunjukkan melalui kehadiran Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si, MAP dalam kegiatan Pencanangan Aplikasi Teknologi Intermittent Irrigation sekaligus Pengambilan Sampel Gas Metana.

Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Boulevard Kompleks Persawahan, Kelurahan Koya, Kecamatan Tondano Selatan, dan menjadi bagian dari upaya penerapan teknologi pertanian yang lebih efisien sekaligus mendukung pengendalian emisi gas rumah kaca dari sektor pertanian.

Teknologi Intermittent Irrigation merupakan metode pengairan sawah secara berselang, di mana lahan tidak terus-menerus digenangi air. Penerapan teknologi ini diharapkan dapat membantu efisiensi penggunaan air serta menekan terbentuknya emisi gas metana dari lahan persawahan.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pengambilan sampel gas metana sebagai bagian dari proses pengamatan dan pengukuran emisi yang dihasilkan dari lahan pertanian.

Bupati Robby menegaskan bahwa inovasi teknologi di sektor pertanian perlu terus dikembangkan agar produktivitas pertanian tetap terjaga, namun di saat yang sama aspek lingkungan juga mendapat perhatian.

“Kita ingin pertanian Minahasa terus maju dan produktif, tetapi juga harus memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Penerapan teknologi seperti ini merupakan langkah positif untuk mewujudkan pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan,” ujar Bupati.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, petani, akademisi maupun pihak terkait sangat dibutuhkan agar penerapan teknologi pertanian dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Bupati berharap pencanangan tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat dikembangkan menjadi praktik pertanian berkelanjutan yang memberikan dampak positif bagi petani sekaligus lingkungan di Kabupaten Minahasa.

“Inovasi harus kita dorong. Teknologi harus memberikan manfaat langsung bagi petani dan masyarakat,” tandasnya.(VL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *