Ratusan Warga Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di Pusat Kota Tondano, Semangat Dukung Spanyol dan Argentina

Ratusan Warga Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di Pusat Kota Tondano, Semangat Dukung Spanyol dan Argentina

Berita, Minahasa358 Dilihat

Tondano – Euforia masyarakat Minahasa menyambut partai final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina memuncak. Ratusan warga memadati kawasan Taman God Bless Tondano, tepatnya di depan Kantor Bupati Minahasa, untuk mengikuti nonton bareng (nobar) laga puncak yang digelar pada Senin dini hari (20/7/2026).

Sejak malam hari, masyarakat dari berbagai kalangan mulai berdatangan dengan mengenakan atribut kebanggaan masing-masing. Pendukung Spanyol tampil mencolok dengan balutan warna merah dan kuning, sementara suporter Argentina memadati lokasi dengan nuansa biru langit dan putih.

Sorak sorai, dan yel-yel dukungan menggema sepanjang pertandingan berlangsung. Suasana di pusat Kota Tondano pun berubah layaknya sebuah stadion, dipenuhi semangat sportivitas dan antusiasme para pecinta sepak bola.

Antusiasme warga tidak hanya datang dari wilayah Tondano, tetapi juga dari berbagai kecamatan di Kabupaten Minahasa. Mereka rela datang lebih awal demi mendapatkan posisi terbaik untuk menyaksikan duel dua raksasa sepak bola dunia melalui layar lebar yang disiapkan panitia.

Salah seorang warga yang hadir mengaku bangga dengan penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, nobar menjadi sarana hiburan sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kami berharap momentum ini dapat mendorong perkembangan sepak bola di tanah Minahasa sehingga semakin banyak talenta muda yang lahir dan mampu berprestasi hingga tingkat nasional maupun internasional,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya.

Kegiatan nobar berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan. Meski terbagi dalam dua kubu pendukung, seluruh masyarakat tetap menjunjung tinggi sportivitas, menjadikan momen final Piala Dunia 2026 sebagai pesta sepak bola yang menyatukan warga Minahasa.(VL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *