Pilhut Rambunan Amian Terancam Ricuh, Netralitas Panitia Disorot

Berita, Minahasa739 Dilihat

Minahasa — Pelaksanaan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) di Desa Rambunan Amian, Kecamatan Sonder, mulai mendapat sorotan dari sejumlah warga yang mempertanyakan netralitas sebagian panitia pelaksana. Kamis,(11/6/2026).

Menurut informasi yang berkembang di masyarakat, sejumlah oknum panitia diduga memiliki kedekatan dengan pihak tertentu yang pernah terlibat dalam pemerintahan desa sebelumnya. Dugaan tersebut memunculkan kekhawatiran akan terjadinya konflik kepentingan yang dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap proses Pilhut.

Selain itu, beberapa mantan perangkat desa yang pernah diberhentikan juga menyampaikan kekhawatiran terkait independensi penyelenggara pemilihan. Mereka berharap seluruh tahapan Pilhut dapat berjalan sesuai aturan dan mengedepankan asas keadilan bagi semua calon.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa netralitas panitia merupakan faktor penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi di desa.

“Panitia harus berdiri di atas semua golongan dan tidak menunjukkan keberpihakan kepada calon tertentu. Jika tidak, hal ini bisa menimbulkan kecurigaan dan merusak suasana demokrasi yang sehat,” ujarnya.

Masyarakat pun berharap Pemerintah Kecamatan Sonder serta instansi terkait dapat melakukan pengawasan secara maksimal agar seluruh tahapan Pilhut berlangsung jujur, adil, transparan, dan bebas dari intervensi pihak mana pun.

Dengan semakin dekatnya hari pemungutan suara, warga menginginkan Pilhut Desa Rambunan Amian menjadi ajang demokrasi yang damai dan bermartabat, sehingga menghasilkan pemimpin yang benar-benar mendapat kepercayaan masyarakat.

(VL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *