Pemkab Minahasa Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Bersih dan Antikorupsi

Berita, Minahasa230 Dilihat

MINAHASA,– Pemerintah Kabupaten Minahasa menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.Senin,(30/1/2026).

Di bawah kepemimpinan Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.AP. bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang, S.S., M.AP., gerakan antikorupsi terus didorong menjadi budaya yang diterapkan di seluruh lini pemerintahan.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, MM., M.Si., yang menegaskan bahwa upaya pencegahan korupsi tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan dalam setiap proses pelayanan dan penyelenggaraan pemerintahan.

“Gerakan antikorupsi harus ditegakkan di semua lini, mulai dari Sekretariat Daerah, OPD, kecamatan, kelurahan hingga desa. Nilai-nilai integritas harus menjadi budaya dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Lynda.

Menurutnya, internalisasi nilai-nilai antikorupsi juga harus menjangkau para camat, lurah dan hukum tua, termasuk sektor pelayanan dasar seperti sekolah, rumah sakit, puskesmas hingga PDAM.

Lynda menekankan, reformasi birokrasi tidak boleh berhenti pada dokumen administratif, pencanangan zona integritas maupun kegiatan seremonial semata.

“Setiap lini birokrasi harus mampu menghadirkan pelayanan publik yang nyata, cepat, transparan dan bersih dari segala bentuk penyimpangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, konsistensi membangun pemerintahan yang bebas dari korupsi pada akhirnya bermuara pada satu tujuan penting, yakni merawat dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.

Dengan birokrasi yang bekerja berdasarkan prinsip integritas, transparansi, tanggung jawab, disiplin dan keadilan, pembangunan di Tanah Toar Lumimuut diharapkan tidak hanya menghasilkan kemajuan secara fisik, tetapi juga mampu menghadirkan keadilan sosial serta kesejahteraan yang semakin merata bagi seluruh masyarakat Minahasa.

“Bangun budaya antikorupsi untuk Minahasa yang lebih baik. Tolak korupsi tanpa kompromi,” menjadi semangat yang terus digaungkan dalam memperkuat pemerintahan yang berintegritas.(VL).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *