Musrenbang Langowan Selatan Dipadukan Pra Musrenbang Stunting, Asisten III Tekankan Sinkronisasi Program dan Intervensi Nyata

Berita, Minahasa242 Dilihat

Langowan Selatan, Pemerintah Kecamatan Langowan Selatan menggelar Rapat Koordinasi Pemerintah Kecamatan yang dirangkaikan dengan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan serta Pra Musrenbang Percepatan Penurunan Stunting, bertempat di Desa Temboan.Selasa,(10/2/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Langowan Selatan Ir. Sisca Maseo, MAP, bersama Sekretaris Kecamatan Wilson Wowiling, ST, M.Si, MAP, sebagai bentuk komitmen dalam menyelaraskan program pembangunan dan memperkuat upaya percepatan penanganan stunting di wilayah kecamatan.

Hadir sebagai narasumber, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab Minahasa Dr. Vicky Ch. Tanor, S.Pi, M.Si, serta Ellioner Manengkey, SP, M.Si dari Bapelitbangda, yang memaparkan arah kebijakan pembangunan daerah, penyelarasan program lintas sektor, serta strategi penurunan stunting berbasis data.

Turut hadir Forkopimca Kecamatan Langowan Selatan serta seluruh Hukum Tua se-Kecamatan Langowan Selatan yang menyampaikan berbagai usulan prioritas pembangunan desa.

Camat Sisca Maseo menegaskan bahwa Musrenbang menjadi forum penting untuk menyerap aspirasi masyarakat dan memastikan setiap program tepat sasaran.

“Kami ingin seluruh desa aktif menyampaikan kebutuhan prioritas. Perencanaan yang baik akan melahirkan program yang benar-benar berdampak bagi masyarakat, terutama dalam peningkatan kesehatan dan kesejahteraan,” ujar Maseo.

Sementara itu, Asisten III Dr. Vicky Ch. Tanor menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kecamatan, desa, dan perangkat daerah dalam menyusun perencanaan yang terintegrasi.

“Musrenbang bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi momentum strategis untuk menyelaraskan program pusat, daerah, hingga desa. Khusus penanganan stunting, dibutuhkan intervensi nyata, kolaborasi lintas sektor, serta komitmen bersama agar target penurunan stunting dapat tercapai secara optimal,” tegas Tanor.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir perencanaan pembangunan yang partisipatif, terukur, dan mampu mempercepat peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kecamatan Langowan Selatan.

(VL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *