Minahasa Perkuat Manajemen Talenta ASN, Sekda Lynda Jadi Simpul Konsolidasi Birokrasi

Berita, Minahasa347 Dilihat

MANADO — Pemerintah Kabupaten Minahasa terus memperkuat arsitektur manajemen talenta ASN sebagai bagian dari transformasi birokrasi berbasis merit, kompetensi, potensi, kinerja, prestasi dan data.

Penguatan tersebut mengemuka dalam Sosialisasi Penguatan Manajemen Talenta di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Kamis (24/9/2026), yang menghadirkan Kepala BKN RI Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H.

Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si., bersama Kepala BKPSDM Johnny Tendean, A.P., M.A.P., hadir dalam forum yang mempertemukan jajaran pemerintah daerah se-Sulawesi Utara tersebut.

Kepala BKN memaparkan 15 kebijakan pro-karier ASN, antara lain pengembangan karier berbasis prestasi, KPLB, uji kompetensi sepanjang tahun, seleksi JPT independen, manajemen talenta, profiling ASN melalui PROASN, e-Kinerja, digitalisasi arsip serta percepatan layanan kepegawaian melalui SLA maksimal lima hari kerja.

Dari kebijakan tersebut, 14 kebijakan yang relevan dengan pemerintah daerah disebut telah dilaksanakan BKPSDM Kabupaten Minahasa. Hal ini menjadi bagian dari konsolidasi menuju tata kelola ASN yang semakin terukur dan berbasis data.

Salah satu agenda yang terus diperkuat adalah penerapan kinerja harian ASN. Rekam aktivitas dan hasil kerja aparatur diarahkan menjadi basis data objektif untuk memetakan kompetensi, potensi dan kinerja dalam sistem manajemen talenta.

Momentum tersebut memiliki relevansi dengan perjalanan karier Sekda Lynda. Pada Rapat Paripurna di Gedung Wale Ne Tou Tondano, 5 November 2025, Lynda menerima SK kenaikan pangkat menjadi Pembina Utama, golongan ruang IV/e, melalui mekanisme Kenaikan Pangkat Luar Biasa.

Dalam narasi Pemerintah Kabupaten Minahasa, Lynda disebut sebagai satu-satunya Sekretaris Daerah di Indonesia yang memiliki pangkat IV/e. Capaian tersebut menjadi salah satu contoh ruang pengembangan karier ASN berdasarkan prestasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebagai Sekda, Lynda berada pada posisi strategis dalam koordinasi administrasi pemerintahan dan penerjemahan kebijakan ke dalam tata kelola perangkat daerah. Penguatan manajemen talenta karena itu diarahkan agar transformasi ASN tidak berhenti pada administrasi, tetapi berkembang menjadi budaya kerja berbasis kinerja, kompetensi dan data.

Kepala BKPSDM Minahasa Johnny Tendean menegaskan komitmen untuk membangun manajemen ASN yang objektif, transparan dan berbasis data, sekaligus membuka ruang pengembangan bagi ASN untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan daerah.

Dengan demikian, penguatan manajemen talenta menjadi bagian dari arsitektur reformasi birokrasi Minahasa, dengan menempatkan kinerja sebagai rekam jejak, kompetensi sebagai fondasi, data sebagai pijakan keputusan, dan potensi sebagai sumber daya strategis bagi organisasi pemerintahan.

VL.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *