Cetak Sejarah Nasional, Minahasa Jadi Daerah Pertama Kukuhkan FKUB Kecamatan Secara Serentak

Berita, Minahasa283 Dilihat

MINAHASA, – Kabupaten Minahasa kembali menorehkan sejarah dalam penguatan toleransi dan kerukunan umat beragama. Untuk pertama kalinya di Indonesia, Dewan Penasehat dan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) tingkat kecamatan dikukuhkan secara serentak.

Pengukuhan dipimpin langsung Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, S.S., M.AP., didampingi Ketua Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama RI, Muhammad Abib Abdushomad, di Yama Resort Tondano, Selasa (28/7/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati yang akrab disapa VaSung menegaskan bahwa pengukuhan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen memperkuat peran FKUB sebagai garda terdepan dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.

“FKUB memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun komunikasi, memperkuat dialog, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman,” ujar VaSung.

Ia menegaskan, Minahasa sejak lama dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi, persaudaraan, dan hidup berdampingan secara damai. Keberagaman agama, budaya, dan adat istiadat merupakan kekayaan yang harus terus dijaga bersama.

Menurutnya, falsafah Dr. Sam Ratulangi, Si Tou Timou Tumou Tou, menjadi landasan moral masyarakat Minahasa untuk saling memanusiakan tanpa membedakan agama, suku, maupun golongan.

VaSung juga mengajak seluruh pengurus FKUB tingkat kecamatan untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga netralitas, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh elemen masyarakat.

Di era digital yang dipenuhi arus informasi tanpa batas, ia mengingatkan pentingnya peran tokoh agama dan FKUB sebagai penyejuk masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar dan berpotensi memecah belah persatuan.

“Kerukunan merupakan modal utama dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah. Tanpa suasana yang aman dan harmonis, pembangunan tidak akan berjalan secara optimal,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PKUB Kementerian Agama RI, Muhammad Abib Abdushomad, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa atas inisiatif membentuk dan mengukuhkan FKUB hingga tingkat kecamatan.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi terobosan penting dalam memperkuat ruang dialog, kerja sama, dan kebersamaan antarumat beragama.

“Kalau penguatan kerukunan sudah sampai di tingkat desa, Minahasa bisa menjadi miniatur kerukunan umat beragama di Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan penuh Pemkab Minahasa terhadap FKUB menunjukkan komitmen nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan Indeks Kerukunan Umat Beragama sekaligus menjaga stabilitas sosial di daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Bina Lembaga Kerukunan Agama dan Lembaga Keagamaan Kementerian Agama RI Hery Susanto, S.S., M.AP., unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si., Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr. Riviva Maringka, M.Si., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa, Kepala Badan Kesbangpol, Kabag Kesra, para camat, serta pengurus FKUB dari seluruh kecamatan di Kabupaten Minahasa.(VL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *