Buka Festival Literasi, Wabup Vanda Bidik Generasi Minahasa yang Cerdas dan Berdaya Saing

Berita, Minahasa196 Dilihat

TONDANO,— Membangun kualitas sumber daya manusia tidak cukup hanya dengan pembangunan fisik. Pemerintah Kabupaten Minahasa kini memperkuat fondasi pembangunan manusia melalui gerakan literasi, dengan mendorong masyarakat—terutama generasi muda—agar semakin gemar membaca, memperluas wawasan dan mampu berpikir kritis.

Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S., M.A.P., saat memberikan sambutan sekaligus membuka Festival Literasi, Kamis (17/9/2026), di Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Kabupaten Minahasa.

Festival ini menjadi momentum untuk menghidupkan perpustakaan bukan sekadar sebagai tempat menyimpan dan meminjam buku, tetapi sebagai pusat pembelajaran, pengembangan pengetahuan dan ruang tumbuh bagi generasi Minahasa.

Wabup Vanda menekankan pentingnya membangun budaya literasi secara berkelanjutan. Menurutnya, kemampuan membaca harus diikuti dengan kemampuan memahami informasi, menyaring pengetahuan dan menggunakannya secara positif dalam kehidupan sehari-hari.

“Literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis. Literasi adalah bagaimana kita memahami informasi, menambah pengetahuan dan menggunakannya untuk meningkatkan kualitas kehidupan,” menjadi pesan penting dalam kegiatan tersebut.

Pemkab Minahasa juga mendorong agar semangat Festival Literasi tidak berhenti di gedung perpustakaan. Gerakan tersebut diharapkan dapat menjangkau sekolah, keluarga hingga desa-desa, dengan melibatkan pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat.

Karena itu, kehadiran para Hukum Tua dalam kegiatan ini menjadi bagian strategis untuk membawa gerakan literasi semakin dekat dengan masyarakat di tingkat desa.

“Kalau budaya membaca tumbuh, wawasan masyarakat akan semakin luas. Dari sana kita membangun generasi yang lebih siap menghadapi perubahan dan memiliki daya saing,” demikian pesan yang disampaikan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perpustakaan, Kepala Bapenda, Kepala Bagian Prokopim, serta para Hukum Tua.

Festival Literasi diharapkan menjadi salah satu langkah konkret Pemkab Minahasa dalam memperluas budaya belajar sekaligus menyiapkan generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga mampu mengolah informasi dan menghasilkan gagasan bagi kemajuan daerah.(VL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *