
JAKARTA — Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, S.S., menegaskan kepemimpinan daerah yang progresif dan berorientasi pada perlindungan masyarakat melalui audiensi strategis tingkat nasional di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK RI), Kamis (5/2/2026), di Jakarta Pusat.
Pertemuan tingkat koordinasi lintas pemerintahan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat orkestrasi kebijakan pusat dan daerah dalam sektor pembangunan manusia, kebudayaan, serta penanggulangan bencana yang berkelanjutan.

Audiensi Wakil Bupati Minahasa diterima langsung oleh Asisten Deputi Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial Kemenko PMK, Monalisa Herawati Rumayar, dalam suasana dialog konstruktif yang menegaskan keseriusan Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam membangun sistem perlindungan masyarakat yang tangguh, adaptif, dan berdaya tahan tinggi.
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Vanda Sarundajang mengangkat agenda strategis berupa penguatan sinergi program pembangunan manusia dan kebudayaan, dengan fokus utama pada:
-Rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana
-Pembentukan dan penguatan Desa Tangguh Bencana di Kabupaten Minahasa

Langkah ini diproyeksikan sebagai pilar kebijakan preventif dan responsif dalam menghadapi dinamika risiko bencana, sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat dari tingkat desa hingga kabupaten.
Program Desa Tangguh Bencana dipandang sebagai manifestasi nyata kepemimpinan daerah yang proaktif, yang tidak hanya menitikberatkan pada penanganan pascabencana, tetapi juga menempatkan mitigasi dan kesiapsiagaan masyarakat sebagai fondasi utama pembangunan berkelanjutan.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Vanda Sarundajang menegaskan bahwa kolaborasi erat dengan pemerintah pusat merupakan kunci percepatan perlindungan masyarakat sekaligus peningkatan kualitas hidup warga Minahasa.

“Pemerintah Kabupaten Minahasa terus berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, terutama dalam upaya mitigasi, rehabilitasi, dan perlindungan masyarakat dari risiko bencana. Kami ingin setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan warga,” tegas Vanda Sarundajang.
Pernyataan tersebut mencerminkan kepemimpinan yang responsif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil, sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam memperkuat pembangunan manusia dan ketahanan sosial.

Audiensi ini turut dihadiri oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Minahasa, sebagai bagian dari konsolidasi teknokratis guna memastikan kesinambungan implementasi program di tingkat daerah.
Melalui pertemuan strategis ini, diharapkan terbangun kemitraan kelembagaan yang semakin solid dan berkelanjutan antara Pemerintah Kabupaten Minahasa dan Kemenko PMK RI.

Sinergi tersebut menjadi fondasi penting dalam mendorong:
●peningkatan kualitas hidup masyarakat,
●penguatan ketahanan sosial,
●serta terwujudnya Minahasa yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing di masa depan.
Audiensi ini sekaligus menegaskan posisi Pemerintah Kabupaten Minahasa sebagai daerah yang aktif, visioner, dan selaras dengan agenda pembangunan nasional, di bawah kepemimpinan Wakil Bupati Vanda Sarundajang.
<VL>






