Api Kepung Perkebunan Warembungan, Tim Gabungan Bergerak! Kadis Damkar Ingatkan Warga Soal Pelaporan

Berita, Minahasa301 Dilihat

MINAHASA,— Kebakaran lahan terjadi di kawasan perkebunan Warembungan, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Minggu (30/8/2026). Tim gabungan langsung turun melakukan penanganan guna mengendalikan api agar tidak meluas.

Penanganan melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Minahasa, Brimob, Kodim 1309 Manado, Koramil Pineleng dan Polsek Pineleng.

Tim gabungan melakukan upaya pemadaman dan pengendalian api di lokasi. Kondisi lahan yang relatif kering menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai karena dapat mempercepat penyebaran api.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Minahasa, Drs. Melky Luvy Rumate, M.Si., saat dihubungi insan pers melalui telepon/WhatsApp, membenarkan adanya penanganan kebakaran lahan tersebut.

Rumate mengatakan, begitu informasi diterima, pihaknya langsung berkoordinasi dengan unsur terkait dan bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

“Begitu menerima informasi, kami langsung berkoordinasi dengan BPBD serta unsur TNI dan Polri untuk bersama-sama melakukan penanganan di lokasi. Yang utama adalah mengendalikan api agar tidak meluas,” ujar Rumate.

Ia juga meminta masyarakat agar dalam melaporkan kejadian kebakaran tidak hanya menghubungi piket Damkar, tetapi sebaiknya turut melaporkan kepada pemerintah setempat, seperti pemerintah desa atau kelurahan.

“Sebelum melaporkan ke piket Damkar, ada baiknya masyarakat juga melaporkan kepada pemerintah setempat. Ini penting supaya kami bisa mendapatkan informasi dan mengetahui lokasi secara pasti, terutama terkait akses menuju titik kebakaran. Jangan sampai petugas kesulitan mencari lokasi atau aksesnya tidak diketahui,” jelasnya.

Menurut Rumate, informasi mengenai akses menuju lokasi sangat penting bagi petugas, khususnya ketika kebakaran terjadi di kawasan perkebunan atau lahan yang jauh dari jalan utama.

“Kalau lokasinya jelas dan aksesnya diketahui, petugas bisa lebih cepat menentukan jalur menuju lokasi dan melakukan penanganan. Karena itu, saat melapor mohon berikan informasi sedetail mungkin mengenai titik lokasi dan akses yang bisa dilalui kendaraan pemadam,” tambahnya.

Selain itu, Rumate kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi lahan yang kering.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membakar sampah atau membuka lahan dengan cara membakar. Kalau melihat ada titik api, segera laporkan agar bisa ditangani secepat mungkin,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Minahasa bersama unsur terkait terus memperkuat koordinasi dalam penanganan bencana dan kebakaran. Peran aktif masyarakat dinilai sangat penting untuk mempercepat informasi sekaligus mencegah kebakaran meluas.(VL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *